Beberapa Perbedaan Trading Saham Dan Investasi Saham

Inilah Bedanya Investasi Saham dengan Trading Saham
Inilah Bedanya Investasi Saham dengan Trading Saham from www.dewaweb.com

1. Tujuan Utama

Tujuan utama dari trading saham adalah untuk mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin dari selisih harga jual dan beli saham yang berbeda. Oleh karena itu, para trader bertujuan untuk melakukan pembelian dan penjualan saham dengan cepat untuk memaksimalkan kenaikan harga saham. Sementara itu, tujuan utama dari investasi saham adalah untuk memperoleh keuntungan jangka panjang. Investasi saham dilakukan dengan membeli saham dengan harga yang lebih rendah dan menjualnya pada saat harganya lebih tinggi. Dengan demikian, para investor berharap bahwa saham yang mereka miliki akan meningkat nilainya dengan waktu.

2. Keterlibatan Waktu

Keterlibatan waktu adalah perbedaan utama antara trading saham dan investasi saham. Trading saham merupakan aktivitas yang mengharuskan orang untuk mengawasi pasar terus-menerus dan memantau pergerakan harga saham. Trader harus selalu waspada dan siap untuk melakukan pembelian atau penjualan saham secara cepat. Sementara itu, dalam investasi saham, keterlibatan waktu tidak harus sebanyak dalam trading saham. Investor tidak perlu terus-menerus mengawasi pasar dan memantau pergerakan harga saham. Investor hanya perlu membeli saham yang menurut mereka layak untuk investasi, dan kemudian menyimpannya untuk jangka waktu yang lama.

3. Jumlah Uang yang Diperlukan

Trading saham memerlukan jumlah uang yang lebih kecil daripada investasi saham. Seorang trader hanya perlu membeli saham sebesar sedikit saja. Trader dapat membeli saham dengan modal sebesar beberapa ratus ribu rupiah. Sementara itu, investasi saham memerlukan jumlah uang yang lebih besar. Seorang investor perlu memiliki jumlah uang yang cukup besar untuk membeli saham yang cukup untuk mendapatkan keuntungan. Jumlah uang yang diperlukan untuk investasi saham bisa berbeda-beda tergantung pada jenis saham yang diperdagangkan.

Baca juga:  3 Cara Bisnis Forex Tanpa Trading

4. Risiko yang Terlibat

Risiko yang terlibat dalam trading saham dan investasi saham juga berbeda. Trading saham merupakan aktivitas yang berisiko tinggi karena trader harus selalu siap untuk membeli dan menjual saham dengan cepat. Trader harus melakukan transaksi dalam waktu yang singkat untuk mendapatkan keuntungan. Selain itu, ada juga risiko bahwa harga saham yang dimiliki trader dapat turun sementara trader menunggu untuk menjual sahamnya. Sementara itu, investasi saham lebih aman karena investor tidak perlu terburu-buru untuk menjual sahamnya. Investor hanya perlu membeli saham yang menurut mereka layak untuk investasi dan menyimpannya untuk jangka waktu yang lama.

5. Jangka Waktu Investasi

Trading saham biasanya memiliki jangka waktu yang lebih pendek daripada investasi saham. Trader hanya perlu membeli dan menjual saham dalam waktu yang sangat singkat. Trader hanya perlu membeli dan menjual saham dalam hitungan jam, bahkan menit. Sementara itu, investasi saham memiliki jangka waktu yang lebih panjang. Investor tidak perlu terburu-buru untuk menjual sahamnya, karena investor dapat menyimpannya untuk jangka waktu yang lebih lama. Investor bisa menyimpan saham yang dimilikinya selama beberapa tahun untuk memaksimalkan keuntungan.

6. Modal Awal yang Diperlukan

Modal awal yang diperlukan untuk trading saham dan investasi saham juga berbeda. Trader harus memiliki modal awal yang cukup besar untuk memulai trading saham. Modal awal yang dibutuhkan untuk trading saham bisa mencapai ratusan juta rupiah. Sementara itu, modal awal yang dibutuhkan untuk investasi saham bisa jauh lebih rendah. Investor hanya perlu memiliki modal awal sebesar beberapa ratus ribu rupiah untuk memulai investasi saham.

7. Biaya yang Terlibat

Biaya yang terlibat dalam trading saham dan investasi saham juga berbeda. Trading saham memerlukan biaya yang lebih tinggi daripada investasi saham. Trader harus membayar biaya transaksi untuk setiap kali mereka membeli dan menjual saham. Selain itu, trader juga harus membayar biaya lain seperti biaya jasa broker dan biaya pajak. Sementara itu, biaya yang terlibat dalam investasi saham jauh lebih rendah. Investor hanya perlu membayar biaya jasa broker saat membeli saham. Selain itu, investor juga harus membayar biaya pajak saat menjual sahamnya.

Baca juga:  Ini Pilihan Aplikasi Trading Forex Aman Di Tahun 2023

8. Kemampuan Analisis

Kemampuan analisis adalah perbedaan lain antara trading saham dan investasi saham. Trader harus memiliki kemampuan analisis yang baik untuk memprediksi pergerakan harga saham dengan benar. Trader harus menganalisis pergerakan harga saham dan trend pasar sebelum melakukan transaksi. Sementara itu, investor tidak perlu memiliki kemampuan analisis yang baik untuk melakukan investasi saham. Investor hanya perlu membeli saham yang menurut mereka layak untuk investasi, dan kemudian menyimpannya untuk jangka waktu yang lama.

9. Pajak yang Terlibat

Pajak yang terlibat dalam trading saham dan investasi saham juga berbeda. Trading saham memerlukan pembayaran pajak setiap kali trader membeli dan menjual saham. Pajak yang dibayarkan oleh trader berbeda-beda tergantung pada jenis saham yang diperdagangkan. Sementara itu, investasi saham hanya memerlukan pembayaran pajak saat investor menjual sahamnya. Pajak yang dibayarkan oleh investor juga berbeda-beda tergantung pada jenis saham yang diinvestasikan.

10. Profil Risiko

Profil risiko dari trading saham dan investasi saham juga berbeda. Trading saham memiliki profil risiko yang lebih tinggi karena trader harus melakukan transaksi dalam waktu yang sangat singkat. Sementara itu, investasi saham memiliki profil risiko yang lebih rendah karena investor tidak perlu terburu-buru untuk menjual sahamnya. Investor hanya perlu membeli saham yang menurut mereka layak untuk investasi, dan kemudian menyimpannya untuk jangka waktu yang lama.